Orang-orang Lalu
Sini aku lihat
Wajah bersih dan mata itu.
Diam…. Aku mencoba merasakan.
Kau tampak tak asing. Benarkah dari masa lalu?
Kamu yang didepanku, apakah sengaja mengirimi
kabar untuk ku?
Sudah berapa lama kamu menunggu? Benarkah hanya
untuk memberi pesan untuk ku?
Orang-orang lalu
Bisa menyapa, sebatas senyum atau berpelukan
akhirnya.
Memberi beban atau menawarkan tangan kanannya.
Saling menangisi kepedihan atau hanya mencoba untuk tertawa.
Ada yang jalan sempoyongan kemudian ditopang
atau dibiarkan berjuang sendiri.
Orang-orang lalu
Memberi pilihan yang tak bisa kau pilih. Ia
harus dimenangkan lewat undian, agar kau merasakan salah satu dari dua pilihan
yang ditawarkan.
Bisa saja selepas bertatap muka kita akan pisah
sambil berjabat tangan atau lambaian
tangan saja.
Kau bisa pamitan dengan membangunkan aku atau
pergi mengendap-endap .
Kau bisa dihargainya dengan hidupnya atau
senyuman saja.
Orang-orang lalu
Kupu-kupu
Dari
manakah kau datang?
Lihat
!!!! Kumbang dan lebah disana
Ada
bunga mekar dengan sari kualitas super. Sudikah kau kujamu?
Atau
kau ingin mampir dan menyapa bunga yang baru mekar?
Cuma
mengitari saja kupu-kupu pergi dengan kepakan sayap indah .
Ia
meninggalkan kenangan.
Kenangan……,
adakalanya yang indah sekalipun serasa tak pantas untuk dijadikan singgahan.
Cukup tahu ada bunga yang indah, itu sudah cukup.
Kupu-kupu
harus pergi. Ia harus meneruskan perjalanan.
Orang-orang lalu
Meninggalakan bercak memori yang bisa busuk
bersama kematian atau hilang seiring waktu.
Sesingkat itu pertemuan tapi bisa jadi penentu
berapa perbandingan penyesalan dan sebuah pelajaran.
Orang-orang lalu
Ia benih dari perjalanan waktu.
Yang dituai dalam bentuk pengalaman dan akan
selalu tentang masa lalu.
Orang-orang lalu.
Komentar
Posting Komentar