Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2012

welcome to my home sweet home.

selamat datang dirumah keset gw hai anak muda..........http://wiswisabcde.blogspot.com alias tuan sempurna hahahahaahahahahah salam satu keset (say "welcome") welcome = merek keset

Terbuai dunia

Gambar
well............ selama dua minggu ini gw ngerasa galau parah, depresi berat, mabok, ancur, remuk, terhimpit, frustasi, hilang arah, ga berdaya dan lebayyyyyyyy. gw jadi alay di sms, belaga sotoy, belaga remuk, belaga sibuk, dan belaga ga punya duit (kalo yg terakhir sebenarnya kisah nyata)...padahal aslinya cuma cari perhatian doang. hahaahahaha Gw adalah korban dari ambisi dan kekejaman hidup yang punya kesenjangan sosial tinggi. Fanatik dengan keberadaban yang dibuat-buat dan moral yang sebenarnya becek kaya bubur nasi. dalam pertemanan gw bukan termasuk orang yang berhasil buat jaga hubungan gw (temenan aja ga sukses apalagi pacaran), hal itu disebabkan karena simpati dan empati itu adalah ibarat udang dibalik batu. Itu juga yang pada akhirnya seiring waktu berjalan, terjadi gangguan pada perkembangan pada tingkat keeratan antara lu ama temen lu.....dan berakhir seperti bencana. Gejala awalnya kaya numpuk enek, emosi, sebel, bosen, males dan rasa bete yang tak berkesudahan (sedim...

Terbuai

Aku ingin berlari... untuk itu akau belajar... Aku coba dan aku jatuh berulang kali. Seorang kawan datang.... Ia bilang juga ingin bisa berlari kami belajar untuk berlari, aku jatuh....ia juga kemudian ia berjalan lebih cepat dari ku.... ia berlari dan terus semakin jauh dan aku terus jatuh. Aku ingin terbang lantas aku belajar untuk terbang. Seorang teman datang Ia bilang ingin tau bagaimana rasanya terbang lantas kami belajar bersama kami terjatuh...... Kami coba lagi. Suatu hari aku melihat ia diangkasa. Ia terbang. aku coba...terjun dari ketinggian. Sayap ku patah dan jatuh dari ketinggian. Ku lihat Ia terbang semakin jauh tak kembali. Aku ingin berenang lantas aku belajar berenang. Seorang teman berkata ingin berenang dan kami belajar bersama. Ia sudah bisa menyelam dan aku masih di pinggiran pantai ia menyelam semakin dalam dan aku sudah pandai berenang. aku takut ditinggalkan lantas aku menyelam dan tenggelam. Sekarang aku ingin belajar menembak tema...

Jati diri.....................?!@#$%^&*

Gambar
Tadinya gw pikir bakat fotografi itu ada di dalam diri gw, tapi nyatanya.... hasil foto gw ga ada yang bagus (selalu meleset dari imajinasi gw). Sayangnya otak gw terlalu pandai untuk mengoreksi ke-sok tauan gw...jadilah gw yang tadinya PD setengah mampus ama bidang ini jadi ciuttttt. Sebelumnya (alurnya dimundurin) gw pikir keahlian ini bisa gw jadiin bekal buat cita-cita gw yang ngebet banget jadi jurnalis alias wartawan alias reporter............ itu juga yang bikin gw lebih seneng jadi tukang foto ketimbang jadi obyek foto kalo lagi hang out bareng temen. Namun melihat kenyataan yang ada (alur maju) gw jadi tengsin alias ragu alias ga PD. dan inilah hasil foto gw....hahahahah Setelah melihat hasil jepretan gw, pertanyaan yang kemudian muncul adalah kemana arah labuhan jati diri gw?

home sweet home = rumah manis rumah

Nah tadinya blog ini mau gw share kalo segala sesuatunya sudah berjalan sesuai dengan pemikiran cerdas gw, tapi siapa nyana klo pada akhirnya gw kudu realistis juga. Persoalan daya kreatifitas gw yang tanpa batas namun terbentur oleh keterbatasan kemampuan tenaga ahli, bikin blog gw jadi terlalu apa adanya dan prihatin.  So....blog ini bener-bener plagiat gw. Begitu apa adanya dan sangat sederhana. Nikmatilah tiap sudut kelemahan blog gw dengan memandangi foto gw yang punya kelebihan daya tarik.... Dari situ kalian bakal menikamti segala sedimentasi curhatan gw yang ga ada arti. Salam....home sweet home

Setia

Saatnya aku yang berkata. Waktu baru kenal tanah dan sedikit cara bicara, tangan dan kaki ku dirampas dari semesta. Terikat tak berdaya. Orang bilang aku dipasung. Saat aku datang bulan, aku sudah lupa cara berjalan dan bahasa. Remang-remang hujan bagai tangis. Aku melihat gerimis memantul. Aku tak pernah tau jika tanah juga merasa haus. Aku ingin disentuh hujan, tapi mereka jatuh dan memantul jauh dari ku. Atap yang jadi langit ku bocor. Ada setetes air hujan yang berpeluang mengenaiku.. Aku berusaha mengulur tubuh. Air jatuh dan meleset...terus ku coba dan coba lagi. Sampai lelah aku, terik telah datang. Mataku melotot tak brkedip lagi.